Example floating
Example floating
Headline

Gandeng BJB, Dishub Kota Bekasi Bangun Halte Transjakarta Jatiasih

Galih
×

Gandeng BJB, Dishub Kota Bekasi Bangun Halte Transjakarta Jatiasih

Sebarkan artikel ini
Foto : Ilustrasi Pembangunan Halte Busway Jatiasih (doc.cam)

BEKASISATU, KOTA BEKASI – Penderitaan ribuan warga Jatiasih yang kerap kepanasan dan kehujanan saat menunggu bus Transjakarta kini segera berakhir. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi memastikan pembangunan fisik Halte Transjakarta rute B41 di Jatiasih mulai dikerjakan pada bulan Oktober ini.

Halte baru tersebut berlokasi strategis di depan Pos Polisi Subsektor Jatiasih. Pembangunannya tidak membebani APBD, melainkan sepenuhnya didanai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB).

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Kota Bekasi, Soenaryo Utomo, menyampaikan bahwa seluruh tahapan perencanaan sudah matang. Pihaknya bersama instansi terkait dan perwakilan Bank BJB juga telah meninjau langsung lokasi pada Jumat (16/10) pekan lalu.

“Secara administrasi, tim CSR sudah menunjuk pelaksana proyek. Pembangunan halte sudah siap dieksekusi agar segera bisa digunakan oleh masyarakat,” ujar Soenaryo dalam keterangannya, Rabu (21/10/26).

Soenaryo menjelaskan, halte baru ini dirancang lebih modern dan multifungsi. Tidak hanya menjadi titik keberangkatan, fasilitas tersebut juga dioptimalkan sebagai halte kedatangan bagi para komuter dari arah Jakarta.

Demi menjaga kenyamanan mobilitas warga selama proyek berlangsung, layanan Transjakarta rute B41 tidak akan terganggu.

“Titik pemberhentian rute B41 yang lama akan tetap kita gunakan sebagai lokasi tunggu sementara. Jadi, mobilitas warga tetap berjalan normal selagi pembangunan halte baru tengah berlangsung,” jelasnya.

Meski kontrak pengerjaan proyek ditetapkan selama 60 hari, Dishub Kota Bekasi mendesak pihak pelaksana untuk melakukan percepatan. Soenaryo menargetkan halte ini sudah bisa dinikmati warga sebelum pergantian bulan.

“Walau secara kontrak 60 hari, kami sudah meminta pihak pelaksana untuk mempercepat pengerjaan. Intinya, kita sangat berharap pada akhir bulan Oktober ini fasilitas halte tersebut sudah selesai dan bisa beroperasi,” tegas Soenaryo.

Sebagai informasi, sejak rute B41 (Jatiasih – Jakarta) beroperasi pada Mei 2025, titik pemberhentian di kawasan Komsen belum memiliki sarana berteduh yang layak.

Setiap harinya, sekitar 2.000 penumpang yang beraktivitas mulai pukul 05.00 WIB hingga 21.00 WIB terpaksa mengantre di ruang terbuka. Pemandangan warga yang berteduh di bawah pohon atau menggunakan payung demi menghindari terik matahari hingga kini masih menjadi rutinitas harian yang segera tinggal kenangan.

error: Content is protected !!