Example floating
Example floating
Daerah

Cuaca Ekstrem di 3 Kecamatan Kota Bekasi, Puluhan Rumah Rusak

Galih
×

Cuaca Ekstrem di 3 Kecamatan Kota Bekasi, Puluhan Rumah Rusak

Sebarkan artikel ini
Foto : Angin Puting Beliung di Kota Bekasi (doc.cam)

BEKASISATU, KOTA BEKASI – Hujan deras yang disertai amukan angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kota Bekasi pada Jumat (01/05/26) sore. Insiden cuaca ekstrem ini memicu pohon tumbang dan merusak puluhan rumah warga yang tersebar di tiga kecamatan utama.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat, kerusakan paling parah terpusat di wilayah Kecamatan Jatiasih, Pondok Melati, dan Jatisampurna.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Wiratma Puspita, membenarkan adanya rentetan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa angin kencang tidak hanya merusak struktur bangunan, tetapi juga menumbangkan sejumlah pohon besar yang menimpa permukiman.

“Angin kencang terjadi di beberapa wilayah, terutama di Kecamatan Jatiasih, Pondok Melati, dan Jatisampurna. Dampaknya berupa atap rumah rusak hingga pohon tumbang,” ungkap Wiratma saat memberikan keterangan resmi, Sabtu (02/05/26).

Rincian Titik Terdampak dan Kerugian
Berdasarkan data asesmen BPBD Kota Bekasi, berikut adalah sebaran wilayah yang terdampak parah:

  1. Kecamatan Jatiasih (14 Titik): Kerusakan signifikan terjadi di Jalan H. Abdul Rozak, Kelurahan Jatiluhur, di mana atap sebuah bangunan ambruk tertimpa pohon dengan estimasi kerugian Rp20 juta. Di Kelurahan Jatisari (Jalan H. Armin dan Kampung Cakung), kerusakan area dapur dan kamar warga memicu kerugian bervariasi antara Rp6 juta hingga Rp15 juta.
  2. Kecamatan Pondok Melati (7 Titik): Seluruh titik kerusakan berada di Kelurahan Jatimurni. Mayoritas warga kehilangan atap rumah. Salah satu rumah di Gang Sadar bahkan mencatat kerugian material sekitar Rp20 juta.
  3. Kecamatan Jatisampurna (5 Titik): Terpusat di wilayah Jatirangon dan Jatiraden. Kerugian material di kawasan ini tercatat paling bervariasi, mulai dari Rp3 juta hingga menyentuh angka Rp40 juta.

Respons Cepat dan Status Penanganan
Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Kota Bekasi telah mendistribusikan bantuan logistik berupa lembaran terpal kepada seluruh warga yang atap rumahnya hancur tersapu angin.

Wiratma menegaskan bahwa proses evakuasi dan pembersihan material pasca-bencana langsung dikebut sejak Jumat malam. Saat ini, seluruh titik terdampak dipastikan sudah aman dan bisa diakses kembali.

“Seluruh lokasi sudah kami tangani. Saat ini kondisi sudah aman dan terkendali. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi,” tegasnya.

Memasuki masa peralihan cuaca, BPBD Kota Bekasi terus mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra. Terutama, bagi masyarakat yang bermukim di dekat pohon-pohon besar yang rawan tumbang atau menempati bangunan dengan struktur atap yang sudah lapuk.

error: Content is protected !!