Example floating
Example floating
Headline

70 Persen UMKM Sudah Terisi, Wisata Air Kali Malang Segera Dibuka

Galih
×

70 Persen UMKM Sudah Terisi, Wisata Air Kali Malang Segera Dibuka

Sebarkan artikel ini
Foto : Wisata Air Kali Malang Segera Diresmikan KDM (doc.cam)

BEKASISATU, KOTA BEKASI — Pembangunan kawasan Wisata Air Kalimalang yang membentang di bawah lintasan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Kecamatan Bekasi Selatan, telah memasuki tahap penyelesaian akhir.

BUMD pengelola, PT Mitra Patriot, memproyeksikan destinasi rekreasi baru Kota Bekasi ini siap beroperasi penuh pada November 2026.

Direktur Utama PT Mitra Patriot, David Rahardja, mengungkapkan bahwa progres pembangunan fisik saat ini telah menyentuh angka 85 persen. Acara peresmian perkenalan umum dijadwalkan berlangsung tepat pada peringatan Hari Pahlawan.

“Semoga tanggal 10 November sudah bisa dilaksanakan grand opening. Nanti akan dibuka langsung oleh Pak KDM,” ujar David saat memberikan keterangan resmi, Rabu (14/10/26).

David menjelaskan, berbagai sarana pendukung utama telah terpasang di area penataan ruang publik tersebut. Di antaranya jembatan melengkung, jembatan penyeberangan orang, jalur pejalan kaki, taman kota, gazebo tempat beristirahat, hingga gapura berornamen arsitektur khas Bali.

Selain infrastruktur fisik, kesiapan area komersial juga terus berjalan. Dari total kapasitas tempat usaha kontainer warna-warni yang disediakan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, sebanyak 70 persen telah terisi.

Terkait sisa 30 persen slot area komersial yang belum terisi penuh, David membeberkan hal itu terjadi akibat penyesuaian jadwal serah terima kawasan. Para calon penyewa memilih menunggu hingga lokasi beroperasi secara resmi.

“Mereka menyampaikan kepada kami bahwa komunikasi akan dilanjutkan kembali setelah kawasan ini diserahterimakan dan mulai beroperasi,” kata David.

Penyelesaian Kendala Perizinan

Mengenai kendala keterlambatan jadwal pembukaan awal, David tidak menampik adanya proses administrasi tambahan. Pada tahap awal, pihak pengembang hanya berkoordinasi dengan PT Jasa Tirta II selaku pemegang pemanfaatan lahan di bawah jalan tol.

Kendati demikian, dalam perjalanannya, pengelola jalan tol memerlukan pembahasan teknis tambahan terkait persetujuan penggunaan ruang di bawah struktur jalan melayang.

“Namun, apa pun itu, sekarang persoalan tersebut sudah selesai dan proyek sedang dalam tahap penyelesaian,” tegas David.

Secara visual di lapangan, penataan kawasan sepanjang Kalimalang ini menghadirkan wajah baru ruang publik. Deretan gazebo kayu, ornamen dekoratif bergaya lengkungan masjid, serta fasilitas pedestrian yang tertata siap menyambut kedatangan pengunjung.

Proyek pengembangan destinasi Wisata Air Kalimalang ini dirancang membutuhkan total anggaran mencapai Rp123 miliar.

Skema pembiayaannya bersumber dari kombinasi dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan sebesar Rp33 miliar, APBD Kota Bekasi Rp30 miliar, serta APBD Provinsi Jawa Barat Rp60 miliar.

Adapun dana yang terserap dalam tahap konstruksi awal saat ini mencapai sekitar Rp30 miliar dari dukungan pihak ketiga dan sponsor.

error: Content is protected !!