Example floating
Example floating
Uncategorized

Wali Kota Bekasi Kebut Revitalisasi Kali Harun, Akhir Tahun Selesai!

Galih
×

Wali Kota Bekasi Kebut Revitalisasi Kali Harun, Akhir Tahun Selesai!

Sebarkan artikel ini
Foto : Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Meminta Jajarannya Kebut Proyek Revitalisasi Kali Harun (doc.cam)

BEKASISATU, KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi memacu percepatan penanganan teknis Kali Harun di wilayah Kecamatan Pondok Melati guna memperkuat sistem pengendalian banjir setempat. Langkah darurat ini diambil menyusul penyempitan ekstrem badan sungai yang semula memiliki lebar sekitar tiga meter kini menyusut drastis hingga tersisa satu sampai dua meter.

Dalam peninjauan langsung ke lokasi bersama jajaran Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi menggunakan sepeda motor, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menginstruksikan percepatan pengerjaan fisik di lapangan. Pihaknya mematok target intervensi aliran air sepanjang 380 meter dapat rampung sepenuhnya sebelum penutupan tahun 2026.

“Lebar sungai yang sebelumnya sekitar tiga meter kini menyempit menjadi satu hingga dua meter. Kita targetkan penanganan sekitar 380 meter sampai akhir tahun ini dari rencana kurang lebih 440 meter,” tegas Tri Adhianto di sela-sela peninjauan lokasi.

Tri menjelaskan bahwa pendangkalan serta penyempitan alur sungai menjadi faktor utama penyebab menurunnya kapasitas tampung debit air, khususnya saat curah hujan tinggi melanda kawasan pemukiman sekitar.

Meski demikian, upaya pengerukan dan pembenahan alur air tersebut masih terganjal persoalan pembebasan lahan. Tercatat ada empat unit bangunan rumah warga yang mengantongi sertifikat kepemilikan berdiri di atas area terdampak proyek penataan.

Guna mengatasi kendala administratif tersebut, Pemkot Bekasi kini tengah berkoordinasi intensif dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menelusuri serta memastikan keabsahan status hukum lahan yang bersangkutan.

“Yang penting kita petakan dulu persoalannya. Kalau ada kendala lahan, kita koordinasikan dan cari jalan keluarnya agar penanganan sungai tetap bisa berjalan,” kata Tri.

Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran dinas terkait harus fokus menghadirkan solusi konkret tanpa menghentikan proses pengerjaan fisik. Selain menata alur utama Kali Harun, Pemkot Bekasi juga memprioritaskan perbaikan saluran penghubung serta konektivitas jaringan drainase kawasan agar dampak pengendalian banjir dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

error: Content is protected !!