BEKASISATU, KOTA BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus memacu laju Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sisa waktu tahun anggaran 2026. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Muhamad Solikin, menargetkan realisasi pundi-pundi keuangan daerah mampu menembus angka 90 persen pada akhir Desember mendatang.
Rasa percaya diri pimpinan tertinggi aparatur sipil negara (ASN) di Kota Patriot ini bukan tanpa alasan. Hingga per 30 Oktober 2026, realisasi PAD telah menyentuh angka sekitar Rp2,5 triliun, atau melesat di atas 75 persen.
Torehan tersebut berhasil mematahkan prediksi awal pemerintah daerah yang sebelumnya hanya menaksir capaian di kisaran 72 hingga 73 persen untuk periode yang sama.
”Artinya, (penerimaan saat ini) melebihi dari prognosis yang kita buat di akhir Oktober. Jadi, sampai dengan hari ini saya masih optimistis bahwa capaian kita insyaallah minimal 90 persen,” tegas Muhamad Solikin dalam keterangannya, Selasa (03/11/26).
Untuk memaksimalkan sisa waktu dua bulan sebelum tutup buku, Solikin mengubah strategi dengan mengedepankan sistem kerja kolaboratif. Ia mengingatkan bahwa urusan pengisian kas daerah, baik dari sektor pajak maupun retribusi, tidak boleh hanya diletakkan di pundak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
”Sektoral pendapatan kan tidak hanya tugas dari Bapenda saja sebagai OPD (Organisasi Perangkat Daerah) penghasil. Tetapi, juga ada OPD-OPD lainnya yang turut andil,” paparnya.
Dengan posisi strategisnya saat ini sebagai Sekda, Solikin berkomitmen menjadi motor penggerak sinergi lintas instansi. Ia mewajibkan seluruh dinas yang memiliki potensi retribusi untuk merapatkan barisan dan turun tangan langsung menggenjot serapan pendapatan.
”Begitu saya di Sekretaris Daerah, harusnya saya jauh bisa mengakselerasi ini. Karena memang kita bicara pendapatan pajak sama retribusi itu kan bukan tanggung jawab Bapenda saja. Ini tanggung jawab Pemerintah Kota Bekasi,” ungkap Solikin.
Jelang akhir tahun, langkah sinkronisasi dan gotong royong antarlembaga dinilai menjadi instrumen paling krusial untuk mengamankan target keuangan daerah.
”Semua OPD penghasil, ayo mari sama-sama kita kolaborasikan dalam rangka mengoptimalkan mengejar target ini. Sehingga harapan saya bisa menyentuh 90 persen,” pungkasnya.











