Example floating
Example floating
Headline

Pengusaha Ikan Hias Kota Bekasi Dipolisikan, Imbas Dugaan Pelecehan

Galih
×

Pengusaha Ikan Hias Kota Bekasi Dipolisikan, Imbas Dugaan Pelecehan

Sebarkan artikel ini
Foto :

BEKASISATU, KOTA BEKASI – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang pimpinan perusahaan terhadap karyawatinya sendiri mencuat di Kota Bekasi. Korban berinisial O (20), diduga menjadi pelampiasan nafsu bejat sang bos berinisial R, selaku pimpinan PT Surya Duta Internasional (SDI) pengusaha ikan hias sekaligus pengelola Caffe.

di lingkungan tempat kerjanya yang berlokasi di Jalan KH. Agus Salim, Kelurahan Bekasi Jaya, Bekasi Timur.

Demi mencari keadilan bagi korban, pihak keluarga nekat mendatangi perusahaan tersebut pada Rabu (04/11/26). Kedatangan mereka bertepatan dengan momen family gathering yang sedang digelar oleh pihak manajemen perusahaan, sehingga memicu ketegangan dan situasi panas di lokasi.

Langkah tegas ini diambil keluarga untuk memastikan penanganan kasus asusila tersebut tidak menguap begitu saja. Apalagi, terduga pelaku yang merupakan pemilik perusahaan dianggap memiliki posisi kuat.

Kakak kandung korban berinisial S menegaskan, pihaknya tidak akan menempuh jalan damai. Laporan polisi secara resmi telah dilayangkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Metro Bekasi Kota sejak Senin (02/11/26) lalu.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, aparat kepolisian kini telah bergerak cepat dan menahan pimpinan perusahaan tersebut untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Alhamdulillah, pelaku sudah diamankan. Untuk ke depannya, saya berharap ada keadilan bagi adik kandung saya,” tegas S mewakili pihak keluarga, Rabu (4/11/2026).

Saat ini, pihak keluarga masih terus memantau perkembangan perkara di meja kepolisian. Mereka mendesak agar proses hukum berjalan transparan dan terduga pelaku dijerat dengan hukuman setimpal sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain sanksi pidana bagi pelaku, keluarga juga berharap korban yang masih berusia muda mendapatkan pendampingan psikologis serta jaminan perlindungan penuh setelah insiden traumatis di tempat kerjanya tersebut.

error: Content is protected !!