Example floating
Example floating
Daerah

Gali Potensi Baru, Bapenda Kota Bekasi Sasar Pajak Arena Olahraga

Galih
×

Gali Potensi Baru, Bapenda Kota Bekasi Sasar Pajak Arena Olahraga

Sebarkan artikel ini
Foto : Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pendapatan (Wasdal) Bapenda Kota Bekasi, Agustinus Prakoso (doc.cam)

BEKASISATU, KOTA BEKASI – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi terus melakukan langkah agresif dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu strategi terbarunya adalah menggali potensi pajak hiburan dari sektor olahraga komersial yang tengah menjadi tren di masyarakat, seperti arena padel, futsal, hingga lapangan bulu tangkis berbayar.

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pendapatan (Wasdal) Bapenda Kota Bekasi, Agustinus Prakoso, mengungkapkan bahwa pihaknya kini memfokuskan pemetaan pada sumber-sumber Wajib Pajak (WP) baru untuk mendongkrak penerimaan daerah.

“Fokus kita saat ini juga menyasar jenis pajak baru di sektor hiburan. Contohnya olahraga padel yang sedang populer. Dari pemetaan di lapangan, terdapat 31 titik arena padel di Bekasi. Sebanyak 15 di antaranya sudah berjalan dan resmi terdaftar sebagai Wajib Pajak,” ujar Agustinus dikutip Kamis (23/04/26).

Agustinus menegaskan, jajarannya bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di setiap wilayah akan terus melakukan sosialisasi dan pendataan agar seluruh sarana hiburan berbayar taat pajak.

Langkah ekstensifikasi ini merupakan bagian dari program Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (OPAT) yang terintegrasi. Selain menyasar sektor baru, Bapenda juga terus melakukan intensifikasi terhadap sembilan jenis Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) di kawasan pusat perbelanjaan dan komersial, baik di wilayah Bekasi Selatan maupun Bekasi Barat.

“Di kawasan Kota Bintang, potensi rata-rata dari restoran, hiburan, hotel, dan parkir itu mencapai Rp2,5 miliar per bulan. Melalui evaluasi, penghitungan ulang, dan pemasangan tapping box, kami targetkan pendapatan dari kawasan tersebut bisa meningkat menjadi Rp3,5 miliar per bulan,” jelasnya.

error: Content is protected !!