BEKASISATU, KOTA BEKASI — Ada cara berbeda dan penuh makna yang ditunjukkan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bekasi dalam merayakan hari ulang tahun (HUT) Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Alih-alih menggelar pesta meriah, perayaan usia emas ke-50 tahun sang Ketua Umum justru diwarnai dengan kekhusyukan doa bersama dan aksi berbagi kepada sesama.
Bertempat di wilayah Kota Bekasi, jajaran pengurus berserta kader partai berlambang beringin ini mengundang puluhan anak yatim untuk turut mendoakan langkah Bahlil Lahadalia dalam memimpin partai maupun berkontribusi bagi bangsa.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Ade Puspita Sari, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial. Menurutnya, ada pesan moral dan simbolisme kuat yang ingin disampaikan oleh kader Golkar di daerah.
“Peringatan usia emas ke-50 Bapak Bahlil Lahadalia ini kami maknai dengan wujud syukur dan kepedulian. Kami sengaja menghadirkan tepat 50 anak yatim, sebuah angka yang simbolis merepresentasikan usia beliau saat ini,” ujar Teh Ade sapaan akrabnya, Jumat (07/08/26)
Lebih lanjut, Teh Ade menekankan bahwa doa dari anak-anak yatim diharapkan mampu menjadi pendorong spiritual bagi Bahlil dalam menghadapi dinamika politik dan ekonomi ke depan.
“Kami meyakini bahwa doa anak-anak yatim ini sangat mustajab. Harapan kami dari Kota Bekasi, semoga di usia yang ke-50 ini, Ketua Umum senantiasa diberikan kesehatan, kebijaksanaan yang tajam, serta kekuatan untuk membawa Partai Golkar semakin dekat dan bermanfaat bagi rakyat,” tambahnya.
Acara doa bersama yang berlangsung khidmat ini juga menjadi momentum konsolidasi batin bagi para kader Golkar di Kota Bekasi. Melalui kegiatan santunan, DPD Golkar Kota Bekasi ingin menegaskan komitmen partai bahwa kerja-kerja politik harus selalu berjalan beriringan dengan kerja-kerja kemanusiaan di tengah masyarakat.
Langkah responsif dan humanis dari DPD Golkar Kota Bekasi ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Hal ini sekaligus menjadi cerminan bahwa figur kepemimpinan Bahlil Lahadalia di tingkat pusat mampu menginspirasi gerakan solidaritas sosial hingga ke akar rumput di tingkat daerah.













