Example floating
Example floating
Daerah

40 Tahun Mengabdi, Ini Pesan Sekda Junaedi Saat Apel Terakhir

Galih
×

40 Tahun Mengabdi, Ini Pesan Sekda Junaedi Saat Apel Terakhir

Sebarkan artikel ini
Foto : Sekertaris Daerah (Sekda) Junaedi Saat Memimpin Apel Pagi (doc.cam)

BEKASISATU, KOTA BEKASI— Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) terakhirnya di Lapangan Pemerintah Kota Bekasi, Senin (26/10/26). Momen tersebut menjadi ajang pamitan emosional menjelang masa purnatugas resminya pada 1 November 2026 mendatang.

Dalam pengarahannya, pejabat asli putra daerah Bekasi yang berhasil mencapai pangkat puncak Golongan IV/e ini membagikan refleksi perjalanan karirnya selama hampir empat dekade mengabdi di lingkungan pemerintah daerah.
Junaedi menegaskan bahwa kunci utama dalam menjalani profesi sebagai abdi negara adalah memegang teguh prinsip etika dan kesederhanaan.

“Sebagai manusia, kita harus banyak-banyak bersyukur. Intinya kita harus punya prinsip tahu diri dan tahu batas. Kalau kita meyakini itu, insyaAllah hidup kita selamat. Tahu diri siapa kita, dan jangan memaksakan jika sudah sampai batas. Bahasa sederhananya adalah menjaga etika dan adab,” ujar Junaedi saat memberikan sambutan terakhirnya.

Mengawali karir sejak tahun 1989 dari Golongan II/a dengan gaji awal Rp44 ribu di Kelurahan Margamulya, Junaedi meniti tingkatan birokrasi secara bertahap hingga dipercaya menjabat sebagai Sekda Kota Bekasi selama lebih dari tiga tahun.

Ia mengingatkan para ASN agar tidak berorientasi mengejar jabatan secara berlebihan yang berpotensi memicu masalah dalam pelayanan publik.

“Saya termasuk orang yang tidak ngoyo atau berambisi berlebihan. Jangan menafsu, karena jabatan kalau dikejar dengan nafsu bisa menjadi musibah. Jabatan itu amanah yang harus ditakuti, biarkan mengalir saja sesuai dengan aturan dan pengabdian,” tegasnya.

Selain menekankan integritas, Junaedi meminta seluruh jajaran pegawai Pemkot Bekasi untuk senantiasa menjaga soliditas serta reputasi instansi tempat mereka mengabdi.

“Jangan pernah mencela tempat kerja kita sendiri, melainkan banggakan tempat ini. Kita mendapatkan penghasilan dan gaji dari sini. Jaga kekompakan dan jaga marwah Pemkot Bekasi agar tujuan bekerja mencapai rasa aman, nyaman, dan selamat dapat terwujud,” tutur Junaedi.

Di akhir pesannya, Junaedi menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran pejabat, ASN, PPPK, hingga pegawai paruh waktu atas segala interaksi selama masa kedinasannya, seraya mendoakan keberlanjutan pembangunan di Kota Bekasi.

error: Content is protected !!