BEKASISATU, KOTA BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tengah berpacu dengan waktu menyulap Lapangan Multiguna Bekasi Timur menjadi venue olahraga berstandar provinsi.
Menelan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni 2026 sebesar Rp5,6 miliar, perombakan ini merupakan langkah strategis untuk menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV yang akan digelar November mendatang.
Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi menunjuk PT Sedasa Sinergi Inovasi sebagai pelaksana proyek. Pekerjaan fisik yang sudah bergulir sejak akhir September ini ditargetkan rampung pada awal November 2026, tepat sebelum kick-off pesta olahraga terbesar se-Jawa Barat tersebut dimulai.
Kepala Disperkimtan Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi, menegaskan bahwa pada tahap pertama ini, pihaknya memprioritaskan pembenahan area inti agar layak digunakan sebagai lapangan penyanding Porprov.
“Yang direvitalisasi terutama lapangan sepak bolanya dan pagar keliling. Fokus kita memang pada lapangan sepak bola karena akan digunakan sebagai lapangan penyanding Porprov,” tegas Widayat saat memberikan keterangan resmi, Kamis (01/10/26).
Transformasi wujud lapangan ini mengharuskan sejumlah penyesuaian fisik yang signifikan. Area lapangan tidak hanya ditanami rumput baru berkualitas tinggi, tetapi dimensi ukurannya juga ditarik agar presisi dengan standar regulasi kejuaraan.
“Rumputnya diperbarui dan ukuran lapangan disesuaikan agar memenuhi standar. Karena itu, sebagian area jogging track juga akan terdampak penyesuaian,” ungkapnya membedah rincian teknis pekerjaan.
Terkait fasilitas pendukung seperti pencahayaan, Widayat mengakui belum semua rencana bisa dieksekusi secara instan. Keterbatasan pagu anggaran membuat pemasangan lampu sorot stadion standar penuh harus ditunda ke tahap berikutnya.
“Yang kita prioritaskan sekarang adalah lampu untuk area lapangan, pagar keliling, dan fasilitas toilet. Kalau untuk lampu sorot lapangan secara penuh memang menjadi rencana ke depan. Tahun depan akan kita usulkan lagi. Jadi bukan multiyears, tetapi dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah,” paparnya merinci alur perencanaan ke depan.
Kini, mesin pengerjaan di Lapangan Multiguna Bekasi Timur terus dipacu. Disperkimtan memberikan instruksi ketat kepada pihak kontraktor agar tidak ada toleransi terhadap keterlambatan proyek.
“Target kami awal November sudah selesai. Itu yang terus kami dorong kepada pelaksana agar pekerjaan bisa tuntas tepat waktu,” pungkas Widayat dengan tegas.
Revitalisasi ini menjadi bukti keseriusan Kota Bekasi dalam mengemban amanah sebagai salah satu tuan rumah Porprov Jabar XV 2026, sekaligus memberikan warisan fasilitas olahraga yang lebih layak bagi warga Bekasi Timur di masa depan.











