Example floating
Example floating
Headline

Bahaya Petir Intai Rooftop Pasar Baru Kota Bekasi, Awning Segera Dibangun

Galih
×

Bahaya Petir Intai Rooftop Pasar Baru Kota Bekasi, Awning Segera Dibangun

Sebarkan artikel ini
Foto : Aktivitas Pedagang di Atap Pasar Baru Kota Bekasi Kini Mulai Ramai (doc.cam)

BEKASISATU, KOTA BEKASI – Nasib kurang lebih 300 pedagang yang direlokasi ke area rooftop Blok I Pasar Baru Bekasi, Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur, kini dihantui rasa was-was. Pasalnya, area tempat mereka mengais rezeki saat ini belum dilengkapi penangkal petir dan penutup atap (awning), memicu kekhawatiran di tengah ancaman cuaca ekstrem.

Ketiadaan fasilitas penangkal petir menjadi sorotan dan keluhan utama. Kondisi ruang terbuka tanpa sistem proteksi ini membuat para pedagang maupun pengunjung rentan terhadap bahaya sambaran petir, terutama saat musim hujan lebat melanda wilayah Kota Bekasi.

Merespons ancaman keselamatan dan ketidaknyamanan tersebut, Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi mulai bergerak menyusun skema perencanaan pembangunan fasilitas pelindung di lokasi tersebut.

Kepala Disperkimtan Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi, menegaskan bahwa tahap usulan perencanaan untuk pembangunan awning dan fasilitas pendukung lainnya mulai dikebut tahun ini.

“Secara usulan, level perencanaan pembangunan awning di Pasar Baru Bekasi kita lakukan pada tahun ini. Yang paling penting, kita susun dan buat perencanaannya terlebih dahulu,” ungkap Subroto dalam keterangannya, Rabu (29/07/26).

Meski perencanaan sudah berjalan, Subroto mengakui jadwal pasti realisasi fisik dan eksekusi pembangunan belum dapat ditentukan. Hal ini sangat bergantung pada ketersediaan dan persetujuan alokasi anggaran dari dinas terkait.

“Untuk alokasi dananya, saya belum tahu pasti apakah akan menggunakan Anggaran Perubahan atau dari pos lainnya. Karena sifatnya tengah kita rencanakan dan usulkan terlebih dahulu, kebijakan keuangannya nanti ada di wewenang BKAD atau Bapperida,” terangnya.

Berdasarkan hasil tinjauan dan survei lapangan yang telah dilakukan oleh tim Disperkimtan, area rooftop yang membutuhkan penutup atap mencapai luasan yang cukup masif. Nantinya, proyek ini tidak hanya berfokus pada pelindung atap, tetapi juga mencakup infrastruktur pendukung krusial bagi mobilitas pedagang.

“Kurang lebih untuk luasannya itu mencapai lebih dari 3.000 meter persegi. Termasuk nantinya menyoal pembangunan fasilitas pendukung, seperti pemasangan lift barang yang sudah sepaket dan saat ini sedang kami usulkan juga,” pungkasnya.

Dengan adanya perencanaan matang ini, diharapkan sistem keamanan seperti penangkal petir dan awning bisa segera terealisasi guna menjamin keselamatan serta roda ekonomi para pedagang di Pasar Baru Bekasi.

error: Content is protected !!