Example floating
Example floating
Politik

Target Ambisius PKB, Incar Wali Kota Bekasi dan Ketua DPRD di Pemilu 2029

Galih
×

Target Ambisius PKB, Incar Wali Kota Bekasi dan Ketua DPRD di Pemilu 2029

Sebarkan artikel ini
Foto : Pelantikan Pengurus DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi Masa Bakti 2026–2031 (doc.cam)

BEKASISATU, KOTA BEKASI — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi mematok target politik ambisius menjelang Pemilu 2029. Berbekal kenaikan raihan kursi legislatif pada pemilu sebelumnya, partai yang dinakhodai Cak Imin ini membidik posisi pimpinan DPRD sekaligus menyiapkan kader internal untuk berlaga dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bekasi.

Arah kebijakan strategis tersebut ditegaskan dalam Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab), Orientasi, dan Pengukuhan Pengurus DPC PKB Kota Bekasi Masa Bakti 2026–2031 yang berlangsung di Hotel Amaroossa Grande Bekasi, Sabtu (24/10/26).

Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizki Topananda, mengungkapkan bahwa keberhasilan melipatgandakan perolehan dari 1 kursi menjadi 5 kursi pada Pemilu 2024 menjadi pijakan rasional untuk mengejar target yang lebih besar.

“Target pasti yang tadi arahan DPW, kita targetkan punya Wakil Ketua DPRD. Rasionalisasinya, kita butuh minimal 7 kursi, tapi target maksimal kita dua kali lipat yaitu 10 kursi,” kata Rizki, Sabtu (24/10/26).

Guna merealisasikan agenda eksekutif, Rizki menegaskan percepatan penguatan struktur partai hingga tingkat kelurahan dan RT/RW yang ditargetkan tuntas sebelum akhir tahun.

“Perintah dari DPW, kita di 2029 sudah harus mampu mengusung kader terbaiknya menjadi eksekutif, baik Wali Kota maupun Wakil Wali Kota. Yang pasti kader dari internal,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPW PKB Jawa Barat, H. Syaiful Huda, menginstruksikan seluruh jajaran pengurus untuk memfokuskan pergerakan pada dua aspek utama: penguasaan suara generasi muda dan konsistensi pelayanan publik.

Syaiful Huda menyoroti pergeseran demografi pemilih yang dinilai menjadi kunci kemenangan pada kontestasi mendatang.

“Generasi milenial dan Gen Z 2029 itu mencapai 63 persen, pertama kali dalam sejarah Pemilu di Indonesia didominasi pemilih muda. PKB betul-betul harus menjadi bagian dari aspirasi anak-anak muda,” kata Syaiful Huda di sela acara.

Di samping menggaet pemilih muda, strategi pemenangan PKB Kota Bekasi akan diperkuat lewat optimalisasi program pelayanan langsung. Skema tersebut mencakup operasionalisasi 6 unit ambulans gratis 24 jam, target renovasi 1.500 unit rumah warga hingga 2027, serta program Pasar Murah yang dijadwalkan berjalan selama dua tahun di seluruh daerah pemilihan.

“PKB ingin terus bertumbuh bersama dengan warga kota. Salah satu jalan yang kami tempuh adalah agenda kepedulian dan pelayanan,” ucap Syaiful Huda.

Sebagai bentuk kick-off program sosial, DPC PKB Kota Bekasi menggelar aksi Pasar Murah di halaman kantor DPC. Dalam kegiatan tersebut, warga dapat memperoleh paket sembako senilai Rp85.000 dengan harga Rp45.000 setelah mendapatkan subsidi sebesar Rp40.000 dari pengurus partai.

error: Content is protected !!